Contoh Cara Membuat Deskripsi Produk Toko Online

0
93
views
Contoh-Cara-Membuat-Deskripsi-Produk-Toko-Online-Pinterjualanonline.com

Tingginya tingkat kompetisi yang dihadapi oleh para pedagang online, baik itu supplier, reseller maupun dropshipper, bisa dibilang cukup tinggi. DIdalam studi kasus kali ini, saya akan membahas bagaimana cara untuk menciptkan deskripsi produk yang baik untuk toko online teman-teman sekalian.

Agar dapat menarik perhatian calon buyer, ada dua hal utama yang perlu kalian perhatikan. Pertama, kualitas gambar foto produk jualan, dan yang kedua adalah deskripsi produk. Deskripsi Produk harus cukup singkat sehingga calon buyer kalian juga gak males buat ngebacanya, namun juga haruslah bersifat informatif, supaya dalam waktu singkat tersebut, mereka sudah bisa menyimpulkan sendiri mengenai kualitas produk yang kalian jajakan.

Jadi harus seberapa panjang?

Well, gak ada jawaban yang pasti sih, cuman untuk menentukan faktor terbaik untuk produk toko online kalian, teman-teman bisa coba mengacu pada sebuah konsep pemasaran yang dikenal dengan istilah “AIDA”. si AIDA si bilangnya, untuk bisa menggiring calon buyer ke proses pembelian, setidaknya ada empat tahapan yang harus dilalui, yaitu:

  • Attention: Mendapatkan perhatian calon buyer potensial
  • Interest : Membangkitkan minat
  • Desire : Mampu membuat mereka kepengen sama produk kalian; dan
  • Action : Melakukan tindakan, yaitu ORDER

Bagaimana Calon Buyer Dapat Melewati Tahap AIDA?

Bagaimana calon calon pelanggan dalam melewati tahap AIDA tentunya akan bervariasi menurut produk dan karakteristik dari pasar itu sendiri. Misalnya, apakah produk yang kita tawarkan itu merupakan produk yang umum ataupun limited serta termasuk sebuah produk yang sederhana untuk dipahami ataukah membutuhkan pemahaman yang lebih kompleks (sepetri produk seni misalnya), apa yang memotivasi orang untuk membeli produk, jumlah merek yang sudah ada di pasaran, jumlah calon calon pelanggan di keyword produk tersebut dan agresivitas pesaing serta strategi pemasaran yang mereka terapkan. Dengan memahami calon calon pelanggan kalian, AIDA bisa menjadi salah satu metode pemasaran yang cukup powerfull dalam menentukan cara terbaik untuk menulis deskripsi produk Kalian.

Jadi bagaimana Kalian bisa menggunakan teori di atas untuk menentukan panjang deskripsi produk Kalian? Berikut adalah beberapa tipnya:

  1. Jika produk Kalian rumit dan membutuhkan banyak informasi untuk dijawab sebelum calon pelanggan membelinya, maka cobalah menggunakan tab produk untuk memecah informasi menjadi beberapa potongan kalimat atau paragfar yang lebih mudah dicerna.
  2. Gunakan tabel spesifikasi dan informasi penting tentang produk kalian. Ini membantu calon pelanggan dalam memahami elemen kunci suatu produk tanpa harus banyak membaca melalui informasi terperinci yang terlalu banyak.
  3. Kalian juga bisa menggunakan titik-titik atau garis pemisah untuk memecah paragraf yang panjang kedalam beberapa bagian. Hal ini supaya deskripsi menjadi lebih mudah untuk dibaca.
  4. Terakhir, jangan gunakan deskripsi pabrikan alias sama plek sama deskripsi toko supplier kalian. Terlepas dari panjangnya, deskripsi pabrikan akan disalin dan digunakan oleh ratusan pesaing dropshipper kalian, yang tentunya gak akan ada bedanya lagi di mata calon pelanggan kalian.

Jadi, sementara tidak ada jawaban yang tepat untuk pertanyaan berapa lama deskripsi produk seharusnya, aturan praktisnya adalah menulis deskripsi yang unik dan menyimpannya sesingkat mungkin. Berikan informasi yang cukup relevan dengan audiens yang kalian tuju dan jenis produk yang kalian miliki.

Salah satu cara terbaik untuk menulis deskripsi adalah seperti sebuah surat kabar yang menulis sebuah cerita – meletakkan poin-poin terpenting dari produk kalian di bagian paling awal diikuti dengan bagian pelengkap (drskripsi general) dibawahnya, dengan asumsi orang-orang mungkin akan berhenti membaca kapan saja.

 

Ada Saran?