Belajar Copywriting dari Mbah Dukun

Tutorial Copywriting

Written by:

Apa yang ada di pikiran teman-teman sekalian ketika mendengar kata Dukun? Ghaib? Mistis?

Well, gak salah juga sih.. karena semua hal yang di dunia perdukunan pasti berhubungan dengan supranatural. Tapi, jangan salah teman-teman juga bisa lho belajar memoles copywriting kalian dengan menerapkan ilmu yang diterapin sama dukun-dukun kita. Yuk, kita coba bareng-bareng “Belajar Copywriting dari Mbah Dukun” lewat artikel berikut ini …

Pertama, Mayoritas Dukun Selalu Memberikan Jaminan Hasil Secara Instan

Ntah itu pelet, pesugihan, penglaris dan lain sebagainya semuanya bermuara ke satu hal, yaitu INSTAN

  • Siapa sih yang gak kepengen punya lamborghini di usia muda?
  • Kerja baru setahun tapi bisa langsung diangkat jadi Manajer ? atau
  • Punya gebetan yang supper hot ala-ala artis jav sepasang? Hehehhe.. 

Ternyata, secara naluri “survival mode” manusia itu berkembang seiring dengan jamannya. Masalahnya, cara bertahan hidup jaman dahulu dengan jaman sekarang udah beda banget. Kalau dulu manusia bisa hidup hanya dengan berburu, lain ceritanya di era sekarang dimana manusia baru bisa merasa “hidup” ketika hal-hal yang sifatnya duniawi (which is sebenarnya masuk kedalam kategori tersier) terpenuhi. Coba deh cek timeline instagram kamu, eksistensi seakan menjadi hal utama yang bikin orang “ada”. Contoh yang paling sering saya temukan adalah postingan-postingan yang bertema kecantikan, perawatan tubuh, fashion, hubungan, dan banyak lagi (you named it)

Nah, darisini aja udah kebayang kan kenapa produk-produk dengan kategori diatas sering banget spamming di akun-akun selebgram? Ya karena “putih dalam 7 hari”, turun 3kg dalam 3 hari, panjang besar dan tahan lama #lohh, itu menjadi dambaan banyak orang.

Anda pasti pernah order produk2 kayak gini kan? Udah jujur aja, gak apa apa kok. Rahasia Anda aman deh. Hehehe…

Poin apa yang bisa kita pelajari ?

Simpel aja,

  1. Temukan basic need (kebutuhan dasar) dari target market Anda
  2. Apa kelebihan produk Anda yang bisa dijadikan pain point untuk menjawab problem market Anda.

Segini dulu yah, nanti kita lanjut materinya setelah saya ngulik bahan lebih lanjut ^_^